Beranda Aktualita Sejahterakan Masyarakat, Pemkab Wajo Butuh Rp220 Miliar

Sejahterakan Masyarakat, Pemkab Wajo Butuh Rp220 Miliar

46
0


TEROPONGBULUSARAUNG.COM, WAJO – Sejahterakan masyarakat, pemerintah kabupaten wajo butuh Rp220 miliar, sementara APBD 2019 mengalami defisit sebesar Rp67 miliar lebih.
***
Defisit sebesar Rp67 miliar lebih ini, sesungguhnya merupakan defisit pemerintah tahun 2018 yang lalu yang harus ditanggung di masa pemerintahannya, ungkap Bupati Wajo Dr. HM. Amran Mahmud pada pertemuan dengan sejumlah anggota DPRD Wajo di Pasanggarahan Sengkang, Sabtu (30/3/2019).
Dalm pertemuan yang digelar Bupati Wajo dengan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Wajo untuk menyamakan persepsi terkait pengelolaan Keuangan Daerah yang belakangan ini disorot oleh berbagai pihak.
“Wajo butuh 220 milyar untuk menutupi defisit dan wujudkan kesejahteraan masyarakat lewat Visi Misi Bupati”, tandas Amran Mahmud.
Di samping defisit, APBD 2019 juga ternyata belum mengakomodir Visi Misi Bupati Wajo 2019 – 2024. Padahal di tahun ini, Amran Mahmud mempunyai waktu selama lebih 10 bulan untuk bekerja. Jika postur APBD mengabaikan Visi dan Misi tersebut, maka bisa dipastikan Amran Mahmud akan gagal mewujudkan target kinerjanya, ungkap peserta pertemuan.
Seperti diketahui, dalam penyusunan APBD 2019, program-program pro rakyat yang digagas oleh Amran Mahmud, seperti pembangunan infrastruktur, Iuran BPJS gratis untuk seluruh rakyat Kabupaten Wajo, bea siswa untuk putra putri berprestasi yang hendak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, belum termuat. Padahal, berdasarkan Permendagri 38 tahun 2018, program Bupati terpilih harus diperhatikan dalam proses penyusunan APBD.
Untuk mewujudkan Visi Misi itu dibutuhkan dana sebesar lebih kurang 153 milyar. Kebutuhan itulah yang kemudian mendorong pemerintah kabupaten melakukan penyesuaian terhadap postur APBD yang akan diimplementasikan pada APBD perubahan yang akan datang. (a mappiasse/humas pemkab wajo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here