Beranda Aktualita Ribuan Jamaah Shalat Ied di Stadion A. Mappe, Al.Ustad Dr. Agus Muhsin...

Ribuan Jamaah Shalat Ied di Stadion A. Mappe, Al.Ustad Dr. Agus Muhsin : Refleksi Kemanusiaan

52
0

TEROPONGBULUSARAUNG.COM, PANGKEP – Ribuan kaum muslimin dan muslimat Kabupaten Pangkep memadati stadion Andi Mappe Kelurahan Paddoang-doangan Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep Provinsi Sulawesi Selatan, menunaikan Shalat Idul Adha 1440 H

***

Al Ustadz Dr. Agus Muhsin, S.Ag., M.Ag dalam khotbahnya menyebutkan, Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya”. QS Al Hajj: 34.

Idul Adha (Hari Raya Qurban) sejatinya merupakan kontinuitas kesalehan sosial spiritual dari Idul Fitri. Jika Idul Fitri merupakan manifestasi kemenangan atas nafsu, egoisitas, dan individualitas. Maka Idul Adha merupakan manifestasi dari keseriusan dan keikhlasan dalam berkorban. Kedua hari raya tersebut bermuara pada nilai-nilai kepedulian, ketakwaan, dan kesalehan sosial.

Secara realitas empiris-historis, ibadah kurban merupakan refresentasi kisah yang melibatkan empat lakon utama antara Nabi Ibrahim, Siti Hajar, Nabi Ismail dan setan. Sebuah peristiwa yang mengisahkan mengenai ketabahan serta penghambaan paripurna dari seorang hamba terhadap Penciptanya yang melampaui batas rasionalitas materialis.

Bagaimana tidak, seorang anak yang telah lama sangat dinanti kehadirannya oleh sepasang kekasih justru malah diminta dengan segenap keikhlasannya untuk disembelih secara hidup-hidup. Melalui pewahyuan Tuhan, beliau (red : Ibrahim) diminta untuk mewujudkan penghambaannya kepada Tuhan dengan cara menyembelih seorang anak yang tidak berdosa.

Sebagai kader terbaik pada masanya, Nabi Ibrahim mampu menjadi simbol keteladanan sosial dengan penuh keimanan, kepatuhan, dan ketaatan kepada Allah SWT. Sehingga akhirnya Nabi Ismail diganti oleh Allah dengan hewan sembelihan. Penggantian kurban manusia dengan hewan ini merupakan apresiasi dan aktualisasi janji Allah untuk memberi balasan yang terbaik pada orang yang bertakwa dan berbuat baik.

Sebagai mana ditegaskan dalam Alquran: ”Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian, (yaitu) “Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim”. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman”. (QS. As-Shaffat: 107-111)
Refleksi Kemanusiaan

Jika merefleksikan kisah Nabi Ibrahim AS tersebut dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, maka realitas yang terjadi saat ini masih jauh dari perwujudan ibadah sosial seperti yang dijelaskan diatas. Nilai-nilai kemanusiaan yang terjadi saat ini masih bertentangan dengan Agama dan konsep memanusiakan manusia.

Dewasa ini, kita banyak dipertontonkan dengan berbagai peristiwa yang menyayat hati nurani dan rasa kemanusiaan. Mulai dari peristiwa pembunuhan, isu radikalisme, penyebaran ujaran kebencian (intoleransi), aksi teror bom tanpa henti di berbagai lini, hingga kasus korupsi yang semakin merajalela didalam tubuh pemerintahan yang menyebabkan semakin bobroknya sisi kemanusiaan yang telah dirajut dengan kain keberagaman.

Pun di Media sosial, masyarakat menjadi terpecah belah akibat beda keyakinan pilihan. Setiap individu maupun kelompok semakin mengentalkan fanatisme buta, menebalkan identitas perkubuan. Kebenaran dan kebatilan diikat dalam garis tipis, sangat susah untuk dibedakan. Media sosial bukan saja menjadi tempat jalinan pertemanan, tapi juga sekaligus memutus perkawanan yang dipandang tak sehaluan.

Hal ini merupakan sebuah pertanda bahwa saat ini dunia sedang diliputi pelbagai macam pandangan hidup yang negatif seperti “hedonisme, premanisme dan pragmatisme” sehingga menyebabkan timbulnya permasalahan sosial ditengah-tengah kehidupan. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here