Beranda Aktualita Proyek DAK SMP Negeri 2 Bangkala Diduga Tidak Sesuai RAB

Proyek DAK SMP Negeri 2 Bangkala Diduga Tidak Sesuai RAB

0

TEROPONGBULUSARAUNG. COM, JENEPONTO   –  Enam item pekerjaan proyek  Program Bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2020, melalui Kemendikbud Bidang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di SMP Negeri 2 Bangkala Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan  diduga keras tidak sesuai RAB.

***

Pekerjaan proyek Program Bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2020 meliputi  pembangunan jamban siswa 1 unit, rehab ruang kelas 6 Ruangan, rehab ruang perpustakaan 1 unit, rehab ruang guru 1 unit, rehab ruang laboratorium komputer 1 unit, dan rehab ruang  laboratorium IPA 1 unit, menelan total Anggaran sebesar Rp964.200.000 (Sembilan Ratus Enam Puluh Empat Juta Dua Ratus Ribu Rupiah) perlu mendapatkan perhatian serius dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jeneponto.

Pasalnya proyek program Bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020, melalui Kemendikbud Bidang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) secara Swakelola,  yang melibatkan tim dari struktur panitia pembangunan sekolah (P2S) sebagai pelaksana kegiatan diduga keras menyalahi  spesifikasi dan RAB yang telah ada.

Oknum Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Bangkala Kabupaten Jeneponto,  Kahar memang seringkali mendapat teguran dari PPTK dan fasilitator terkait penggunaan bahan konstruksi. Namun oknum Kepala SMP Negeri 2 Bangkala, Kahar  tidak pernah mengindahkan teguran dari PPTK dan fasilitator tersebut.

Kepala SMP Negeri 2 Bangkala  yang akrab disapa Kahar saat dikonfirmasi oleh tim koalisi wartawan dan LSM mengatakan bahwa enam item pekerjaan proyek Program Bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020, berupa pembangunan jamban siswa 1 unit, rehab ruang kelas 6 ruangan, rehab ruang perpustakaan 1 unit, rehab ruang guru 1 unit, rehab ruang laboratorium komputer 1 unit, dan rehab ruang  laboratorium IPA 1 unit, di SMP Negeri  2 Bangkala sudah sesuai dengan RAB.  Namun faktanya kami duga bahwa pemakaian bahan konstruksi pekerjaan banyak yang tidak sesuai dengan spesifikasinya, ungkap tim koalisi lembaga pemberantas korupsi.

Sesuai dengan hasil pantauan langsung oleh tim koalisi lembaga pemberantas korupsi (LPK) Propinsi Sulawesi Selatan,  Ketua DPC Kabupaten Jeneponto Serikat Pers Reformasi Nasional (SEPERNAS), M. Arif K, Gerakan Anti Korupsi Republik Indonesia (GERAK RI) Syamsuddin, yang disaksikan langsung oleh Kepala SMP Negeri 2 Bangkala, Kamis (19/11/2020),  diduga banyak yang tidak sesuai dengan perencanaan awal RAB. Hal tersebut dibuktikan sesuai dengan fakta pemakaian bahan konstruksi pekerjaan memang tidak sesuai dengan spesifikasinya.

Ditempat terpisah Sekjen Lembaga Pemberantas Korupsi (LPK) Sulawesi Selatan, Syafaruddin mengatakan kepada media ini bahwa 6 item pekerjaan proyek di SMP Negeri  2 Bangkala Kabupaten Jeneponto memang terkesan Ambaradul dan banyak yang tidak sesuai dengan spesifikasi pemakaian bahan konstruksinya, sehingga kami menduga adanya “Mark up” anggaran yang berimbas kepada mutu dan kualitas dari pekerjaan, sehingga kami meminta kepada PPTK dan Fasilitator untuk  meninjau kembali proyek DAK SMP Negeri 2 Bangkala terkait pemakaian bahan konstruksi dari pekerjaan tersebut.

Ketua Sepernas DPC Jeneponto bahkan mengatakan pekerjaan proyek DAK 2020 di SMP Negeri 2 Bangkala wajar dibongkar karena lebih parah dari SMP 2 Rumbia yang sudah di bongkar beberapa hari yang lalu.  (*/arif)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here