Beranda Aktualita Petugas Survei Harus Kerja Serius, BPS Pangkep Selenggarakan Pelatihan

Petugas Survei Harus Kerja Serius, BPS Pangkep Selenggarakan Pelatihan

28
0


TEROPONGBULUSARAUNG.COM, PANGKEP – Petugas survei harus bekerja serius dalam melakukan pendataan untuk mengetahui angkatan kerja secara factual dan akurat yang ada di daerah Kabupaten Pangkep Provinsi Sulawesi Selatan.

***
Dalam melakukan pendataan dibutuhkan kesabaran, keuletan dan keteladanan, ungkap Kepala BPS Provinsi Sulawesi Selatan, Rusdiansyah, SE saat membuka secara resmi pelatihan survei angkatan kerja Nasional (Sakernas) 2019 yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pangkep di Hotel Mattampa Inn, Senin (15/7/2019)
Sakernas merupakan salah satu survei rutin yang di adakan oleh BPS. Sakernas merupakan survei yang bertujuan mengumpulkan data mengenai ketenagakerjaan. Salah satu hasil dari survei ini adalah angka pengangguran baik itu tingkat kabupaten, provinsi maupun level nasional.
Dikatakan, survei angkatan kerja nasional (sakernas) merupakan salah satu sumber data ketenagakerjaan yang penting di Indonesia, termasuk bagi Kabupaten Pangkep Provinsi Sulawesi Selatan.
“Data hasil sakernas telah banyak digunakan oleh berbagai kalangan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Oleh karena itu, kesinambungan, ketersediaan, dan kualitas data sakernas harus terus dijaga dan ditingkatkan,” terangnya.
Data berkualitas harus memiliki sampling error dan non error yang serendah-rendahnya. Dalam upaya untuk memperoleh data berkualitas dengan menekan non sampling error.
Pelaksanaan Pelatihan Sakernas ini diikuti 53 peserta, terdiri dari petugas pencacah lapangan dan petugas pengawas. Pelatihan ini berlangsung 2 gelombang. Setiap gelombang berlangsung selama 3 hari. Gelombang pertama, 15 – 18 Juli 2019, gelombang ke dua, 22 – 25 Juli 2019, kata Kepala BPS Kabupaten Pangkep, H. Naharuddin Supu, SE.,M.Si
“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta bagi petugas pencacah dan pengawas, berisi tata cara pengisian kuesioner serta konsep dan definisi yang digunakan dalam pencacahan sakernas 2019,” jelasnya.
Data ketenagakerjaan yang dikumpulkan oleh BPS melalui sensus dan survei, antara lain survei sensus penduduk(SP), survei penduduk antar sensus (supas), survei sosial ekonomi nasional (susenas) dan survei angkatan kerja nasional (sakernas).
“Pada sakernas 2019 ini kembali dilakukan dengan penyempurnaan kuesioner untuk menangkap fenomena pekerja berbasis online dan program padat karya yang berasal dari dana desa,” imbuhnya.
Tujuan pengumpulan data melalui sakernas untuk menyediakan data pokok ketenagakerjaan yang berkesinambungan. Secara khusus memperoleh estimasi data jumlah penduduk bekerja, jumlah pengangguran, dan indikator ketenagakerjaan di tingkat Kabupaten Pangkep.
“Data yang dikumpulkan diambil dari setiap rumah tangga terpilih, kemudian dikumpulkan keterangan mengenai keadaan umum dari setiap anggota rumah tangga mencakup nama, hubungan dengan kepala rumah tangga, jenis kelamin, bulan dan tahun lahir,” pungkas Naharuddin. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here