Beranda Aktualita Pengawas Mitra Kerja Kepala Sekolah

Pengawas Mitra Kerja Kepala Sekolah

26
0


TEROPONGBULUSARAUNG.COM, PANGKEP – Penyelenggaraan pendidikan berpusat di sekolah, dan pelaku utama pendidikan adalah guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah. Pengawas merupakan mitra kerja kepala sekolah dan guru dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan.
***
Guru dan kepala sekolah adalah tenaga pendidik sedangkan pengawas sekolah adalah tenaga kependidikan yang berfungsi untuk menjamin terselenggaranya pendidikan secara baik dan professional di sekolah, ungkap Kasubag Perencanaan dan Data Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep, Rahman Taufiq, S.Pd., M.Pd pada pertemuan dengan para pengawas SD dan SMP se Kabupaten Pangkep, di kantor Dinas Pedndidikan Kabupaten Pangkep, Senin (12/8/2019).

Para pengawas tidak secara langsung terlibat dalam proses pendidikan dan pengajaran di sekolah, tetapi mereka berperan dalam menunjang kelancaran kegiatan pendidikan di sekolah.
“Guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah adalah tiga serangkai pelaku pendidikan yang dalam melaksanakan tugas harus bersinergi, saling mendukung guna terlaksananya peran dan fungsi msing-masing”, tandas Rahman Taufiq.

Diantara ketiga unsur tersebut, menurut Rahman Taufiq, guru adalah tenaga pendidikan yang berinteraksi langsung dengan siswa di dalam kelas, maka guru adalah pelaku pendidikan paling utama disamping yang lainnya, karena gurulah yang mengelola kelas dalam proses pendidikan dan pembentukan karakter siswa.

Apabila salah satu pihak tidak menjalankan fungsinya dengan benar, maka proses pembelajaran di sekolah tidak dapat berjalan dengan baik, sehingga tujuan sekolah tidak tercapai.

Sekolah sebagai pelaksana pembelajaran tidak mungkin mengawasi diri sendiri, kalaupun melakukan pengawasan diri sendiri tidak akan tercapai prinsip-prinsip pengawasan. Tugas tersebut ada pada pengawas sekolah dan menjadi tugas pengawas sekolah. Tugas pengawas sekolah adalah memantau, membina dan mengevluasi aktivitas pendidikan di sekolah.

“Pada kepala sekolah terdapat fungsi perencanaan, pada guru terdapat fungsi pelaksanaan dan pada pengawas sekolah ada fungsi pengawasan, sehingga tiga serangkai guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah tidaklah terpisahkan atau berjalan sendiri-sendiri, ketiganya harus dipandang sebagai satu kesatuan yang erat sebagai mitra,” imbuh Rahman Taufiq. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here