Beranda Berita Pantau Peredaran Pil PCC Dan Obat Daftar G

Pantau Peredaran Pil PCC Dan Obat Daftar G

0

TEROPONGBULUSARAUNG. COM, PINRANG – Maraknya penjualan obat keras yang masuk daftar G menggelitik aktivis mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat melakukan tindakan pengawasan terhadapa toko obat yang menjual obat berbahaya tersebut.

***

Aktivis PMII Suardi mengharapkan Dinas terkait secepatnya  melakukan tindakan jika obat daftar G mulai masuk ke Pinrang.

Sebagai  diberitakan sejumlah media, sebanyak 50 pelajar asal Kendari dilarikan ke Rumah sakit usai mengkonsumsi Obat Pill PCC bahkan diantara korban ada yang tewas karena pengaruh Obat tersebut.

Ada fenomena penjualan obat daftar G diperjualbelikan secara bebas oleh pemilik toko obat. Padahal seharusnya menggunakan resep dokter. Oleh karena itu, Suardi meminta agar Dinas Kesehatan  Pinrang melakukan pengawasan lebih ketat semisal ada inspeksi mendadak (sidak) yang rutin dilakukan.

”Ini penting agar tak jatuh korban. Pemerintah hendaknya melakukan sidak dan pengawasan, karena  toko obat penjualan obat daftar G ini memang harus diwaspadai,” tandasnya.

Menurut Suardi, sidak dan pengawasan ini perlu dilakukan kepada semua toko obat yang ada di Kabupaten Pinrang untuk menangkal penjuakan obat daftar G yang mulai mengkhawatirkan.

Karena, penjualan obat tersebut dapat memunculkan aksi tindak kriminalitas dan peredaran narkoba di kalangan para pelajar dan mahasiswa.

”Setelah kenal obat ini, kemungkinan akan menjurus melakukan tindakan melanggar hukum. Pasti mereka akan menjual narkoba dan aksi kejahatan lainnya, ”tandas Suardi.

Dia mencontohkan, selain obat daftar G itu juga pengaruh Lem Fox makin marak di Kabupaten Pinrang bahkan Bahan Bangunan yang memabukkan tersebut bebas dijual kepada para remaja.

”Ini baru satu yang terungkap. Kami tegaskan Dinas Kesehatan  hendaknya turun langsung dan  melakukan Pengawasan terhadap Obat yang Termasuk berbahaya” pungkasnya.

Menyikapi itu, Kepala  Dinas Kesehatan Kabupaten  Pinrang, dr.Dyah Puspita Dewi menyebutkan, pihaknya sudah melakukan sidak ke toko obat terkait peredaran obat daftar G kepada pelajar. Saat ini, katanya, pihaknya fokus melakukan Pemantauan Pengawasan terhadap Obat tersebut.

“Sampai saat ini kami belum menemukan adanya obat jenis PCC yang di jual di apotek di Kabupaten Pinrang dan kami tetap melakukan pengawasan terhadap obat tersebut,”pungkasnya. (hans)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here