Beranda Aktualita Kepsek Terisolir di Pangkep Segera Dipindahkan ke Makassar

Kepsek Terisolir di Pangkep Segera Dipindahkan ke Makassar

74
0


TEROPONGBULUSARAUNG.COM, MAKASSAR – Kabar gembira… kabar gembira… kepala sekolah SMA yang telah belasan tahun bahkan puluhan tahun di kepulauan terluar Kabupaten Pangkep akan memperoleh perhatian khusus dari Gubernur Sulsel untuk ditarik ke Makassar.
***
Segera mutasikan Kepala Sekolah (Kepsek) dari pulau terluar di Kabupaten Pangkep ke sekolah di Kota Makassar, pinta Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah pada temu silaturrahmi Gubernur Sulsel dengan para Kepala Sekolah, di Ruang Pola, Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (12/4/2019).

“Pemindahan Kepsek SMA 12 Pangkep, Laenre S.Pd, M.H, ke Kota Makassar merupakan salah satu cara untuk menebus perjuangannya selama 23 tahun di pulau terluar Kabupaten Pangkep,” tandas Nurdin Abdullah.
Laenre, berdomisili di Jl. Ir. Sutami Tol Belakang SMA 6 Makassar. Selama 23 tahun Laenren tinggal di pulau dengan jarak tempuh sejauh 25 jam dari Kota Pangkep.
Selain Laenre, hadir pula Kepsek SMA 18 Pangkep, Syamsul Ardi, yang sudah dua tahun mengabdi sebagai Kepsek di pulau terluar Kabupaten Pangkep.
Pulau tersebut, bisa dijangkau dengan jarak tempuh sekita lima hari lima malam lamanya.
Mendengar kabar tersebut, orang nomor satu di Sulsel ini menyampaikan, ke depan akan memberikan insentif dua kali lipat dari sebelumnya dan akan memberikan fasilitas yang dibutuhkan. Seperti pengadaan aliran listrik dan pengadaan jaringan komunikasi di wilayah tersebut.
“Keluhan kepala daerah selama ini, kepala sekolah terlalu sombong karena dia merasa dibawah naungan provinsi. Makannya, saya ingatkan betul-betul yang ada di daerah agar ingat pesan kita itu sipakatau,” tandas Nurdin Abdullah,.
Nurdin Abdullah juga berharap pertemuan tersebut bisa menyerap aspirasi dari seluruh guru dari lima daerah yakni Kota Makassar, Gowa, Takalar, Maros dan Pangkep.
“Kedua, kita juga berharap bisa mendengar keluhan-keluhan mereka. Bayangin aja itu kepala sekolah di Liukang Tangaya itu kan dekat Lombok. Ada guru 22 tahun itu pisah sama istri, terus dia udah senang-senang dipindahin lagi ke gunung di Pangkep,” kata Nurdin Abdullah.
Permintaan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah untuk memindahkan tempat mengajarnya merupakan salah satu cara untuk bisa lagi bersama-sama dengan keluarganya.
“Iya mereka lebih dekatlah dengan keluarganya, tapi itu cuman beberapa bulan dipindahin lagi ke Liukang Kabiring Kabupaten Pangkep. Makanya, saya tanya tadi apa harapanmu. Dia bilang, kalau bisa saya bisa dekat dengan istri sama anak,” pungkasnya.
Nurdin Abdullah menambahkan, anak yang bersekolah di wilayah kepulauan terpencil tidak boleh lagi Ujian Nasional di daratan. Itu sangat membahaytakan bagi siswa dan menambah kekhawatiran orang tua siswa.
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah berjanji akan mengunjungi pulau dan menjanjikan jaringan telepon serta pembangkit listri tenaga surya. (syamsul ardi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here