Beranda Daerah Bupati Wajo Apresiasi

Bupati Wajo Apresiasi

12
0


TEROPONGBULUSARAUNG.COM, WAJO – Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud mengapresiasi jajaran Kementerian Pertanian RI dalam menunjang program Serasi Kabupaten Wajo.
***

Alhamdulillah, Kabupaten Wajo mendapatkan porsi yang cukup besar dari 5 (lima) Kabupaten di Sulawesi Selatan. Apatah lagi, pihak Kementerian Pertanian RI akan memberikan kawasan pembenihan seluas 10 Ha, tandas Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud saat menerima rombongan dari Kementerian Pertanian, Kamis (11/07/2019).

“Di Uraiyan, kami sudah kembangkan Pertanian, Perikanan dan Perkebunan di awal ramadhan silam. Juga ada pemberian bantuan sebanyak 300.000 ekor ayam kepada 1.200 kepala keluarga di Kabupaten Wajo,” kata Dr. H. Amran Mahmud.

Pembenihan ayam super dengan berbagai pakan yang akan dikembangkan, ujung-ujungnya bagaimana mensejahterakan masyarakat Kabupaten Wajo. Kami akan menghadirkan irigasi dengan menggunakan pompanisasi sehingga bisa mengairi 20.000 hektar sawah di Kabupaten Wajo.

“Kita akan kembalikan kejayaan masyarakat Wajo di bidang perikanan, menjadikan solusi impor daging di Sulawesi Selatan serta akan mengembangkan hilirisasi dan industrialisasi yang akan menambah nilai ekonomis suatu barang,” ungkap Dr. H. Amran Mahmud menegaskan.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Wajo Ir. Muhammad Ashar menyebutkan, dalam rangka penyerahan bantuan benih bantuan banjir dari Kementerian Pertanian RI di Kabupaten Wajo yang dilaksanakan di Kecamatan Tanasitolo.

Disampaikan dari Kadis Tanaman Pangan Dan Hortikultura Ir. Muhammad Ashar bahwa Luas potensi lahan sawah Kabupaten Wajo 100.174 Ha yang terdiri dari 30% sawah irigasi teknis dan 70% lahan tadah hujan dan pasang surut. Yang sudah tertanam ini berdasarkan laporan perkembangan LTT per tanggal 10 Juli 2019 seluas 85.183 hektar dari target April sampai dengan September seluas 113.153 hektar sisa target yang belum tertanami 27.972 Sebagian besar lahan tersebut masih terendam air.

Luas pertanian pertanaman padi – jagung yang tergenang akibat banjir seluas 6.919 Ha dan setelah diverifikasi oleh tim yang dinyatakan puso seluas 4.311 Ha. Bantuan benih padi di lokasi banjir yang diusulkan seluas 3.344 Ha dengan kebutuhan benih 83.660 Kg dan sudah tersalur sebanyak 42.000 Kg.

“Bantuan benih jagung di lokasi banjir yang diusulkan 1.522 Ha yang terdiri dari 2 (dua) Kecamatan yakni Kecamatan Belawa dan Sabbangparu. Hingga saat ini masih menunggu persetujuan dari Dinas Pertanian Pangan Provinsi Sulawesi Selatan”, tandas Ir. Muhammad Ashar.

Kami ingin jadikan Wajo sebagai sentra benih di Sulawesi Selatan. Ingin jadikan kawasan terpadu dengan memberikan bibit ayam kampung super yang bisa bertelur sampai 200 telur per tahun, sehingga bisa memberikan PAD kepada Kabupaten yang bgersangkutan, ungkap Kepala Badan Litbang Kementerian Pertanian RI, Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si.
Juga banyak varietas padi yang dikembangkan dengan berbagai varietasnya dan juga varietas jagung yang sudah dikembangkan, sehingga kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Wajo tinggal memilih sesuai dengan kebutuhan yang ada di Kabupaten Wajo, serta aka nada ayam kampung yang disesuaikan dengan pakannya yang akan diberikan.

“Kedatangan kami ini membantu saudara kita di Kabupaten Wajo, merecovery warga yang terdampak banjir dan mengfharapkan adanya asuransi pertanian nantinya kepada para petani,” imbguh Fadjry Djufry.

Pertanian bisa meningkat kembali ke depan. Lahan-lahan rawa sekitar danau tempe akan didorong dengan adanya program serasi di 3 Provinsi sehingga Kabupaten Wajo bisa jadi lumbung pangan di Sulawesi Selatan, pungkasnya. (a mappiasse/humas pemkab wajo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here