Beranda Liputan Khusus 16 ribu Anak Usia 5 Tahun Bakal Miliki KIA

16 ribu Anak Usia 5 Tahun Bakal Miliki KIA

25
0


TEROPONGBULUSARAUNG. COM, PANGKEP – Setidaknya 16 Ribu anak- anak usia lima tahun keatas di Pangkep bakal Miliki KIA.
***

Itulah sebabnya sejumlah sekolah di Kabupaten Pangkep Provinsi Sulawesi Selatan memotivasi murid-muridnya untuk mengikuti program pengurusan Kartu Identitas Anak (KIA) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pangkep sepanjang tidak mengganggu proses belajar siswa di sekolah.

“Selama pengurusan KIA 2 (dua) pekan terakhir hampir tiap hari murid-murid meminta izin sehari penuh untuk mengurus Kartu Identitas Anak (KIA), ungkap salah seorang guru SD di Pangkajene Kabupaten Pangkep.
Sebenarnya dengan adanya program Kartu Identitas Anak (KIA) banyak murid yang meminta izin dan tidak balik lagi ke sekolah. Hal ini tentu mengganggu proses pembelajaran di sekolah.

“Kalau bisa, Disdukcapil Pangkep melakukan perekaman dan pembuatan KIA mendatangi sekolah – sekolah saja sehingga jadwalnya bisa disesuaikan secara per kelas sehingga siswa tak perlu meninggalkan pelajaran terlalu lama, karena sesudah difoto siswa bisa kembali belajar lagi dikelasnya” imbuh sejumlah guru SD di Pangkajene.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pangkep, Mustari Syam yang ditemui di Pangkajene, Kamis (19//2019) mengatakan, setiap hari Disdukcapil menangani berkas 500 hingga 700 anak yang mengurus KIA.
Selama 2 (dua) pekan terakhir sejak diberlakukannya KIA pihaknya sudah menerima permohonan KIA mencapai 3 ribu lebih dari target 16 ribu KIA yang akan diterbitkan di tahun 2019 ini.

“Sudah dua pekan ini mencapai tiga ribu lebih dan perhari ada sekitar 500 anak yang mengurus, Target kita tahun 2019 ini sebanyak 16 ribu anak itu memiliki KIA dan kita optimis akan meraih itu,” ujarnya.

Mustari menambahkan pihaknya membuka pelayanan pembuatan KIA setiap hari kerja dari pagi pukul 08.00 Wita sampai pukul 17.00 Wita setiap Senin sampai Jumat, bahkan pada hari libur Sabtu juga buka pelayanan, dan mereka yang berhak mendapatkan KIA adalah anak berumur dari 5 hingga 17 tahun ke atas.

“Luar biasa membludak, antusiasme masyarakat menguruskan anaknya KIA, Semua anak yang mengurus KIA berasal dari daratan, pegunungan dan sebagian wilayah kepulauan terdekat. Pada dasarnya anak yang baru lahir boleh mendapatkan KIA, sepanjang dia dibawah 17 tahun,” ungkapnya.

Mustari menyebutkan untuk membuat KIA masyarakat cukup menyetor, foto copy KK, akte kelahiran, ada formulir yang diisi dan berfoto langsung di kantor Disdukcapil. Nantinya KIA tersebut berfungsi sebagai KTP untuk mengurus paspor, bisa buka rekening bank dan untuk keperluan Administrasi lainnya, ia pun mengingatkan bahwa pengurusan KIA didisduk Capil tidak dipungut biaya atau Gratis

“Kepengurusan KIA gratis dan tidak dipungut biaya, Bisa ditunggu KIA nya ataukah jika banyak yang mengurus selesai sehari. Intinya kita siapkan 16 ribu blanko KIA, nantinya identitas bagi anak-anak kita ini, jika selama ini mereka mengurus memakai KK keluarga. Maka dengan KIA mereka sudah bisa dan ini sebagai KTP mereka” jelasnya.

Khusus daerah kepulauan terluar Pangkep seperti kecamatan Liukang Tangaya dan Liukang Kalmas pihak Dukcapil akan mengagendakan jadwal khusus untuk mengutus tim perekaman ke wilayah tersebut.

“Khusus kepulauan terjauh itu seperti Kalmas dan Tangaya, kami akan berangkat kesana tanggal 6 Oktober 2019 bersama Wakil Bupati Pangkep,” Pungkasnya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here