Beranda Liputan Utama 12 Anak Panti Dibawa Juru Masak

12 Anak Panti Dibawa Juru Masak

41
0


TEROPONGBULSARAUNG. COM, PANGKEP – Sebanyak 12 anak panti asuhan Hj. A. Hudayah Mawaddah Warahmah Aisyiyah Cabang Labakkang Kabupaten Pangkep diduga dibawa oleh juru masak panti bernama Sitti Aminah.
***

Berdasarkan info dari Andi Ahmad, salah seorang pembina panti asuhan Hj. A. Hudayah, juru masak panti Sitti Aminah bersama suami dan empat anaknya meninggalkan pondok selama satu bulan dengan mengikutsertakan 12 anak panti. Sitti Aminah bersama suami dan 4 anaknya bertempat tinggal di Pangkajene, sementara 12 anak panti dititipkan pada warga pada sebuah kompleks perumahan di Pangkajene.

Pembina panti asuhan Hj. Andi Hudayah Mawaddah Warahmah, H. Andi Syamsu Alam pada pertemuan silaturrahmi di pondok Panti Asuhan Hj. Andi Hudayah, Selasa (8/10/2019), amat menyayangkan tindakan juru masak panti yang meninggalkan pondok tanpa berkoordinasi dengan pembina dan pengurus panti.

“Kami memberi dua opsi kepada Sitti Aminah. Pertama berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya serta lewat jalur hukum. Opsi pertama bila masih dilanggar akan dilapor kepada pihak berwajib,” tandas Andi Syamsu Alam.

Andi Syamsul Alam mengklarifikasi tentang adanya tindakan mendzalimi dan menelantarkan anak panti. Itu tidak benar. Kami tidak pernah mengusir Sitti Aminah dari pondok, apalagi mendzalimi dan menelantarkan anak panti.

Sementara Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Pangkep Dra. Hj. Sri Hajati Fachrul menyebutkan, mari kita petik hikmah dari balik kejadian ini. Kejadian merupakan cobaan yang harus disikapi secara bijak, imbuhnya.

Pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Pangkep pun amat menyayangkan tindakan juru masak panti asuhan Hj. A. Hudayah Mawaddah Warahmah Aisyiyah Cabang Labakkang Kabupaten Pangkep yang secara illegal meninggalkan pondok dengan mengikutsertakan 12 anak panti. Hal ini sangat memprihatinkan yang dapat mencoreng nama baik panti, serta 2 (dua) institusi yang ada didalamnya.

Juru masak Panti Asuhan Hj. A. Hudayah Mawaddah Warahmah Aisyiyah Cabang Labakkang Kabupaten Pangkep bernama Sitti Aminah mengaku hengkang, meninggalkan pondok semata karena ingin mandiri.

Namun amat disayangkan kata Hj. Andi Nirawati, pembina/pengurus panti asuhan Hj. A. Hudayah Mawaddah Warahmah Aisyiyah Cabang Labakkang Kabupaten Pangkep yang juga dikenal sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, juru masak panti meninggalkan pondok tanpa sepengetahuan pembina maupun pengurus panti. Hal ini tidak boleh didiamkan karena tindakan tersebut amat meresahkan dan dapat mencemarkan nama baik panti, organisasi Aisyiyah maupun organisasi Muhammadiyah.

“Mari kita mencari solusi terbaik agar Panti Asuhan Hj. A. Hudayah Mawaddah Warahmah Aisyiyah Cabang Labakkang Kabupaten Pangkep tetap eksis. Semoga ada hikmahnya, setidaknya ke depan pengurus baru hendaknya menjadikan hal ini sebagai pelajaran berharga,” imbuh Andi Syamsu Alam. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here